Jumat, 10 Oktober 2014

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP DUNIA BISNIS

Saat ini teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana perkembangannya tidak bisa dihindari. Perkembangan teknologi informasi ini, tidak hanya dapat membantu cara hidup kita menjadi lebih modern dalam kehidupan sehari-hari, dunia bisnis pun ikut terbantu dengan perkembangan teknologi saat ini. Berbagai hal yang dulu dapat memakan biaya yang besar dan waktu yang lama, kini dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat bahkan dalam hitungan detik. Bahkan pekerjaan yang dulu dapat melibatkan 10 orang, kini hanya dapat dikerjakan dalam 1 orang.
Perkembangan teknologi informasi didalam dunia bisnis memiliki dampak positif dan negatif diantaranya:
Dampak positif
a. Munculnya model bisnis baru yang biasa disebut dengan e-business dan e-commerce
• E – Business adalah sebuah bisnis yang dalam proses pengelolaan dan transaksi bisnisnya menggunakan sistem jaringan internet. Sehingga tidak memerlukan banyak tenaga kerja dan juga tidak menyita ruang dan waktu. Hal ini menjadikan biaya bisnis dapat ditekan dan lebih efisien.
• E – Commerce adalah sebuah model perdagangan yang dalam transaksinya menggunakan sistem internet (online).
b. Banyaknya minat dari berbagai perusahaan untuk memperluas cakupan bisnisnya di dunia maya. Memunculkan lapangan kerja baru, yaitu jasa pembuatan wesite dan layanan hosting.
c. Adanya kemudahan dalam memulai sebuah bisnis (wira usaha) dengan munculnya forum-forum jual beli dan media pertemanan. Karena promosi menjadi lebih murah. Dan jaringan marketing lebih luas bahkan sampai luar negeri.
Dampak negatif
a. Dengan berlakunya sistem uang online ( ATM, Kartu Kredit, dll) memunculkan modus baru dalam pembobolan rekening nasabah Bank.
b. Berhubung teknologi internet harus selalu didukung dengan listrik, jika sewaktu-waktu listrik padam, memungkinkan terjadinya miss-transaksi yang berpotensi merugikan nasabah dan Bank sendiri.
c. Dari segi keamanan, data bank yang telah berkomputerisasi sangat rentan sekali terhadap tindakan peretasan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Perkembangan teknologi informasi sudah banyak diterapkan pada perusahaan-perusahaan berskala nasional maupun swasta. Penerapan ini menyebabkan perubahan dalam kebiasaan atau habit yang baru dalam bidang bisnis. seperti pengaruh teknologi dalam dunia bisnis yang memanfaatkan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang saat ini tidak sulit untuk dijangkau oleh semua kalangan. Kemajuan di bidang teknologi, komputer, dan telekomunikasi mendukung perkembangan teknologi internet. Melalui internet pelaku bisnis tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi apapun, untuk menunjang aktivitas bisnisnya, bahkan sekarang cenderung dapat diperoleh berbagai macam informasi.
Electronic Commerce (E-Commerce) adalah proses pembelian, penjualan, atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan komputer. E-Commerce merupakan bagian dari E-Business, dimana cakupan E-Business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasianmitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan, dan lainnya.
E-Commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan perdagangan.
Proses yang ada dalam E-Commerce adalah sebagai berikut;
• Presentasi elektronis (pembuatan website) untuk produk dan layanan
• Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan
• Otomatisasi akun pelanggan secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit)
• Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.
Referensi:

Kamis, 17 Juli 2014

Kuatkan Hati..

Ketika kamu mengucapkan MAAF sambil bersalaman bahkan berpelukan, pada saat itu juga luntur sudah dosa dosa yang pernah tinggal di hati, luntur sudah kesalahan kesalahan yang pernah di torehkan. Buka lah lembaran barumu untuk menyongsong kehidupanmu yang sudah didepan mata. Janganlah kau ungkit-ungkit kembali 'penyakit' dimasa lalu, jangan kau bahas lagi, jangan kau sindir atau menyinggungnya lagi.
Buka lah lembaran baru hai sahabat, tutuplah buku penyakit dimasa lalu itu, tataplah masa depanmu, maafkanlah dengan hati sucimu. maka itu lebih baik bagimu.

Senin, 30 Juni 2014

Pengorganisasian Aktivitas Individu

è         Pertanggung Jawaban 
Tanggung jawab mungkin adalah metode penyaluran aktivitas individu dalam organisasi yang paling mendasar. Tanggung jawab adalah kewajiban untuk melaksanakan aktivitas yang dibebankan. Tanggung jawab adalah komitmen pribadi untuk menangani suatu pekerjaan sebaik mungkin dengan kemampuannya.
Tiga bidang yang berhubungan dengan tanggung jawab adalah:
1. Pembagian kerja
2. Menegaskan aktivitas kerja dari menejemen
3. Bertanggung jawab

è  Menegaskan Aktivitas Kerja Manajemen
Penegasan aktivitas-aktivitas kerja dari manajer adalah sama pentingnya dengan pembagian aktivitas-aktivitas kerja dari non manajer. Arti penting dari penegasan ini didukung oleh kenyataan bahwa manajer mempengaruhi bagian terbesar dari sumber daya-sumber daya salam system manajemen dibandingkan dengan individu non manajer.

Jumat, 30 Mei 2014

Perencanaan Organisasi Kewirausahaan

Karakteristik Umum Perencanaan
Perencanaan adalah proses penentuan tujuan organisasi dan kemudian menyajikan dengan jelas strategi-strategi, taktik-taktik dan operasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan secara menyeluruh.

Jenis-jenis Perencanaan
Dari segi waktu perencanaan dapat dibagi menjadi tiga yaitu:
Perencanaan jangka panjang, yang termasuk dalam perencanaan jangka panjang adalah rentang waktu sepuluh sampai tiga puluh tahun. Perencanaan jangka panjang ini bersifat umum, dan belum terperinci.
Perencanaan jangka menengah, jangka menengah biasanya mempunyai jangka waktu antara lima sampai sepuluh tahun.
Perencanaan jangka pendek, yaitu perencanaan yang mempunyai jangka waktu antar satu tahun sampai lima tahun.
Perencanaan dibagi menjadi dua yaitu:
Perencanaan kuantitatif, yang termasuk perencaan kuantitatif adalah semua target dan sasaran dinyatakan dengan angka-angka.
Perencanaan kualitatif adalah perencanaaan yang ingin dicapai dinyatakan secara kualitas.

Perencanaan dan Tingkatan Manajemen
Perencanaan dilakukan untuk menunjukan tujuan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan  itu. Manager mengevaluasi  berbagai rencana artenatif sebelum mengambil tindakan dan dilihat apakah rencana apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan. Langkah-langkah dalam proses perencnaan ada enam langkah, yaitu:
1. Menyatakan tujuan organisasi suatu pernyataan tujuan organisasional yang jelas perlu
2. Memilih berbagai cara alternatif untuk mencapai tujuan
3. Mengembangkan premis yang menjadi dasar alternatif
4. Memilih alternatif terbaik untuk mencapai tujuan suatu evaluasi alternatif
5. Pengembangan rencana berdasar alternatif yang dipilih sesudah alternatif yang dipilih sesudah alternative         dipilih
6. Memfungsikan rencana-rencana ke dalam tindakan-tindakan

Pendekatan-pendekatan Dalam Perencanaan
Pendekatan Perencanaan adalah titik tolak atau sudut pandang kita dalam proses penetapan tujuan. Agar tujuan dapat dicapai secara efektif dan efisien. Tingkatan pendekatan atau filsafat dasar untuk melaksanakan fungsi perencanaan adalah:
1. Pendekatan probabilitas tinggi
2. Pendekatan maksimisasi
3. Pendekatan adaptasi

Rencana-rencana
Suatu rencana adalah suatu tindakan tertentu yang diusulkan untuk membantu organisasi mencapai tujuannya. Perencanaan, proses evaluasi semua informasi yang relevan, dan penilaian perkembangan masa depan yang mungkin, menghasilkan suatu pernyataan mengenai arah tindakan yang direkomendasikan suatu rencana.

Jenis-jenis Rencana
Menurut G.R. Terry bahwa jenis rencana dapat di klasifikasikan
menjadi:
a. Rencana Pengembangan
b. Rencana Pemakai
c. Rencana Anggota-anggota Manajemen
Klasifikasi dari rencana-rencana tersebut adalah sesuai dengan waktu
yang di liput oleh rencana-rencana yang bersangkutan. Dengan demikian
terdapat rencana-rencana dilihat dari segi waktu jangka panjang (meliputi
waktu lima tahun atau lebih) dan rencana jangka pendek (meliputi waktu dua
tahun atau kurang). Rencana-rencana yang meliputi waktu tiga hingga lima
tahun kadang-kadang dianggap berjangka pendek atau juga dianggap jangka
panjang, tergantung dari organisasi yang bersangkutan, ada juga menyatakan
rencana-rencana seperti adalah berjangka sedang, tetapi tidak begitu umum
disebut demikian

Alat-alat Perencanaan
Anggaran merupakan alat perencanaan yang penting dalam setiap usaha tanpa memperhitungkan ukurannya.
Jenis-jenis anggaran antara lain yaitu  :
a) Anggaran Pendapatan
Adalah suatu anggaran yang memproyeksikan penjualan yang akan datang.
b) Anggaran Pengeluaran
Adalah suatu anggaran yang mendaftar kegiatan-kegiatan utama yang dilakukan oleh sebuah unit dan mengalokasikan sejumlah nilai uang bagi masing-masing kegiatan.
c) Anggaran Laba
Adalah suatu anggaran yang digunakan oleh unit suatu organisasi yang terpisah, yang menggabungkan antara anggaran pendapatan dan anggaran pengeluaran untuk menentukan kontribusi laba unit tersebut.
d) Anggaran Kas
Adalah suatu anggaran yang meramalkan seberapa banyak uang tunai yang akan dimilki oleh organisasi tersebut, dan seberapa banyak yang akan dibutuhkan untuk biaya-biaya.



Sumber : http://zhagitoloh.blogspot.com/2012/01/perencanaan-organisasi-kewirausahaan.html

Kepemimpinan Dalam Kewirausahaan


Definisi kepemimpinan
Kepemimpinan adalah suatu perilaku pemimpin yang dapat mempengaruhi pengikutnya untuk mencapai tujuan.

Perilaku kepemimpinan
Perilaku dalam seorang pempin haruslah bertanggung jawab, disiplin, memiliki tujuan yang pasti, saling menghormati, saling menghargai, dan memiliki hubungan baik antara pemimpin dan bawahannya.

Pendekatan-pendekatan kepemimpinan
Seorang pemimpin diharuskan memiliki kinerja baik dengan bawahannya, untuk dapat saling bekerja sama dengan baik dalam mencapai suatu tujuan. Pendekatan-pendekatan yang harus dimiliki dalam seorang pemimpin adalah :
1.      Pendekatan dalam sifat
Yaitu, pendekatan dari kepribadian seorang pemimpin yg dimiliki sejak lahir bukan dibuat-buat.
2.      Pendekatan dalam perilaku
Pendekatan yang didasarkan dari perilaku yg berdaarkan pemikiran bahwa keberhasilan dan kegagalan terletak dari sikap dan gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh seorang pemimpin tersebut.
3.      Pendekatan situasi
Pendekatan situasi dapat diasumsikan bahwa keberhasilan kepemimpinan suatu organisasi atau lembaga tidak hanya bergantung atau dipengaruhi oleh perilaku dan sifat-sifat pemimpin saja. Tiap organisasi atau lembaga memiliki ciri-ciri khusus dan unik. Bahkan organisasi atau lembaga yang sejenispun akan menghadapi masalah yang berbeda karena lingkungan yang berbeda, semangat, watak dan situasi yang berbeda-beda ini harus dihadapi dengan perilaku kepemimpinan yang berbeda pula.


Penentuan bagaimana membuat keputusan sebagai seorang pemimpin
Tiga faktor atau kekuatan utama yang mempengaruhi penetuan wirausahawan tentang perilaku kepemimpinan mana yang akan digunakan untuk membuat keputusan adalah :
 1. Kekuatan dalam diri wirausahawan
 2. Kekuatan pada bawahan
 3. Kekuatan dalam situasi kepemimpinan

Situasi kepempimpinan pada umumnya
Situasi kepemimpinan memiliki tipe perilaku, tipe satu dinamakan perilaku struktur yaitu perilaku seorang pemimpin yang membangun hubungan antar pemimpin dengan bawahannya dan dapat diikuti oleh bawah pemimpin tersebut.

Teori daur hidup kepemimpinan
Teori daur hidup seorang pemimpin yang memiliki pemikiran untuk memajukan sesuatu dengan hasil/jerih payah sendiri dan dapat melihat situasi dengan menjamin kepemimpinan yang efektif.



Rabu, 07 Mei 2014

BERAKHIRNYA USAHA DAN SUMBER DAYA MANUSIA BAGI ORGANISASI KEWIRAUSAHAN

Yang mengakibatkan berakhirnya suatu usaha dan sumber daya manusia memicu adanya suatu kegagalan dalam usaha yang dibangun, dikarenakan persaingan yang sangat ketat sehingga membuat usaha-usaha lainnya terlengser hingga gulung tikar dan mengakibatkan banyak faktor kerugian bagi para usahawan.

Disini saya akan menyebutkan beberapa faktor yang dapat membuat berkhirnya usaha dan sumber daya manusia bagi organisasi kewirausahaan, yaitu :

RENCANA PEMASARAN

Perencanaan adalah proses menentukan dengan tepat apa yang di lakukan organisasi untuk mencapai tujuannya. Sedangkan pemasaran adalah seluruh sistem yang berhubungan dengan kegiatan untuk merencanakan dan menentukan harga hingga mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli. So, Rencana Pemasaran adalah proses menentukan dengan tepat untuk mempromosikan dan medistribusiakan barang dan jasa sampai mencapai tujuannya yaitu memuaskan kebutuhan pembeli.