Rabu, 23 Maret 2016

Akuntansi Internasional

        
Mata Uang
Nilai
Kurs Jual
Kurs Beli
AUD
1.00
10,095.46
9,993.44
BND
1.00
9,729.43
9,630.96
CAD
1.00
10,123.94
10,019.89
CHF
1.00
13,594.62
13,446.58
CNY
1.00
2,037.85
2,017.52
DKK
1.00
1,991.30
1,970.85
EUR
1.00
14,843.46
14,690.15
GBP
1.00
18,801.45
18,606.04
HKD
1.00
1,706.21
1,689.06
JPY
100.00
11,789.91
11,671.27
KRW
1.00
11.45
11.33
KWD
1.00
43,978.07
43,481.58
LAK
1.00
1.63
1.61
MYR
1.00
3,330.31
3,292.95
NOK
1.00
1,575.38
1,559.07
NZD
1.00
8,919.04
8,824.83
PGK
1.00
4,399.97
4,159.57
PHP
1.00
286.06
283.14
SAR
1.00
3,529.18
3,493.04
SEK
1.00
1,608.58
1,591.99
SGD
1.00
9,729.43
9,630.96
THB
1.00
378.73
374.74
USD
1.00
13,233.00
13,101.00
VND
1.00
0.59
0.59

Update Terakhir 23 Maret 2016

    1.         Nida mendapat kiriman uang dari kakaknya yang bekerja di Hongkong sebesar 15.000 HKD (Hongkong Dollar) dan mendapat kiriman uang dari sepupunya yang bekerja di Australia sebesar 3.000 AUD (Australian Dollar). Berapa rupiah uang yang diterima oleh Nida ?
Jawab :
15.000 HKD x 1.689,06 (Kurs Beli)               = Rp. 25.335.900,-
3.000 AUD x 10.095,46 (Kurs Jual)               = Rp. 30.286.380,- +
Uang yang diterima Nida                       Rp. 55.622.280,-

   22.           Anisa seorang warga negara Indonesia, ia mendapat hadiah dari perusahaannya atas kinerjanya di perusahaan untuk berwisata ke Singapore. Untuk memenuhi kebutuhan Anisa di Singapore ia mempunyai uang senilai Rp. 30.000.000,-. Ketika ditukar di bank, berapa SGD (Singapore Dollar) yang akan diperoleh Anisa ?
Jawab :
SGD (Singapore Dollar)            = Rp. 30.000.000,-         = 3.083,42832 SGD
                                                            9.729,43 (Kurs Jual)

    3.         Lala mempunyai tabungan diluar negri sebesar 5.000 SGD (Singapore Dollar), Lala ingin mengajak suami dan ke-2 anaknya untuk tour ke New Zealand dengan biaya per orang 1.000 NZD (New Zealand Dollar) dan biaya Fiskal Rp. 1.500.000,-. Berapa USD (Dollar Amerika) yang harus dikeluarkan oleh Lala ?
Jawab :
5.000 SGD x 9,630.96 (Kurs Beli)                                = Rp.    48.154.800,-
Biaya Tour (4 x 1.000 NZD) x 8,919.04 (Kurs Jual)    = Rp.    35.676.160,-
Biaya Fiskal (4 x 1.500.00)                                            = Rp.      6.000.000,- +
Total Biaya                                                                        Rp.    89.830.960,-
USD (Dollar Amerika)             = Rp. 89.830.960,-       = $ 6.788,404746
                                                          13,233.00 (Kurs Jual)

     4.        Mrs. Fika seorang wisatawan dari Amerika yang sedang berwisata ke Indonesia dengan membawa uang sebesar 20.000 USD (US Dollar). Ketika di tukar di bank berapa rupiah yang diperoleh Mrs. Fika ?
Jawab :
20.000 USD x 13,101.00 (Kurs Beli)             = Rp. 262.020.000,-

     5.              Hanni mempunyai tabungan di Australia dengan saldo 250 AUD (Australian Dollar). Berapa rupiah saldo tabungan Hanni ?
Jawab :
250 AUD x 10,095.46            (Kurs Jual)      = Rp. 2.523.865,-

     6.             Violla mempunyai 7 karyawan yang bekerja di Jepang, ia harus membayar gaji karyawannya sebesar 12.000 HKD (Hongkong Dollar) per orang. Berapa rupiah yang harus dikeluarkan oleh Violla untuk membayar gaji karyawannya itu ?
Jawab :
12.000 HKD x 1,706.21 (Kurs Jual) x 7                      = Rp. 143.321.640,-

     7.             Riska membeli sebuah gitar di Eropa dengan harga sebesar 5.000 EUR (Eropa Euro). Berapa rupiah yang harus dikeluarkan oleh Riska?
Jawab :
5.000 EUR x 14,843.46 (Kurs Jual)               = Rp. 74.217.300,-

     8.             Dias mengimpor mobil dari Eropa dengan harga 27.000 EUR (Eropa Euro). Berapa USD yang harus di bayar oleh Dias ?
Jawab :
27.000 EUR x 14,843.46 (Kurs Jual) = Rp. 400.773.420,-
USD (Dollar Amerika)                        = Rp. 400.773.420,-       = $ 30.285,90796
                                                                   
                                                                      13,233.00 (Kurs Jual) 

   9.       Indah seorang warga Indonesia ingin berkunjung ke ke New Zealand untung traveling. Ia mempunyai uang sebesar Rp. 120.000.000,-. Ketika ditukar di bank berapa NZD (New Zealand Dollar) yang akan diperoleh Indah ?
Jawab :
NZD (New Zealand Dolaar)                = Rp. 120.000.000,-       = 13.454,3628 NZD
                                                                      8.919,04 (Kurs Jual)

    10.       Sepulang Dari Amerika Dania mempunyai uang $ 2000  dan dia berniat untuk membelikan kalung emas ¥250 dan gelang emas $ 200 SGD  untuk anak nya Berapa Rupiah sisa uang Dania ?
          Jawab :
USD =  $ 2000 x 13,101.00 (Kurs Beli)  =              Rp. 26.202.000
JPY  =  ¥250    x 11,789.91 (Kurs Jual)   =            ( Rp.   2.947.477,5)
SGD = $ 200    x  9,729.43  (Kurs Jual)  =             ( Rp.   1.945.886)    -
  
          Jadi sisa uang Dania                                      Rp. 21.308.636,5

Sumber : http://www.bi.go.id/id/moneter/informasi-kurs/transaksi-bi/Default.aspx


Nama : Wardania Al Azidah
NPM  : 2B215186
Kelas : 4EB25

Selasa, 14 Juli 2015

Tanggapan Atas Kasus Mobil Listrik Dahlan Iskan

Rencana bapak Dahlan buat bikin mobil itu sangat bagus. Beliau ingin membuat mobil tersebut sebagai karya yg baru anak bangsa Indonesia, Beliau membuat mobil itu bersama Ricky anak Indonesia yg dimana Ricky sebelumnya berada di negeri Jepang yg bekerja di perusahaan Jepang dan memiliki pengetahuan luas mengenai mobil listrik ini. Mobil itu telah berhasil di buat dengan 3 nama, yaitu: selo, gendhis, tucuxi. Bapak Dahlan juga rela memberikan gaji tiap bulannya sebagai mentri BUMN kepada Ricky tiap bulan untuk mengajak Ricki ke Indonesia. Tapi mobil ciptaan bapak Dahlan dan Ricky tidak mendapat sambutan baik dari kamenristek.
Pendapat saya. Sebaiknya pemerintah mempertimbangkan kembali mengenai mobil listrik ini dan segera memberikan hak layak untuk karya ini. Karya anak bangsa harus tetap di dukung, dan tetap menghargai karya anak bangsa. Sehingga banyak anak yg memiliki potensi untuk membangun negri ini menjadi tidak memiliki keinginan dan malah pergi ke luar negri untuk mengembangkan potensinya di sana.

Selasa, 12 Mei 2015

ANALISIS RATIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS

Analisis ratio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas dibawah ini menggunakan Laporan Keuangan Neraca dan Laba Rugi dari PT Kalbe Farma Tbk Tahun 2009


A.      Ratio Likuiditas

1.       Current Ratio =Aktiva Lancar/Hutang Lancar =              4.701.892.518.076/1.574.137.415.862 = 2,98

2.       Quick Ratio = (Total Aktiva Lancar – Persediaan/Total Hutang Lancar = (4.701.892.518.076-1.561.382.418.796)/1.574.137.415.862 = 1,99
Analisis, keadaan perusahaan yang mampu membayar hutang walaupun sesudah dikurangi persediaan. 

B.      Ratio Solvabilitas

1.       Debt To Equity Ratio = (Total Kewajiban/Ekuitas)x100% = (1.691.512.395.248/4.310.437.877.062)x100% = 0,39 = 39%
Analisis, Debt To Equity Ratio digunakan untuk mengukur hingga sejauh mana perusahaan dibiayai oleh hutang.

2.       Debt To Asset Ratio =Total Kewajiban/Total Aktivax100% = (1.691.512.395.248/6.482.446.670.172)x100% = 0,26 = 26%
Analisis, setiap Rp. 100 pendanaan perusahaan Rp. 26 dibiayai dengan utang Rp. 74 disediakan oleh pemegang saham. 

C.      Ratio Rentabilitas

1.       Gross Profit Margin = (Laba Kotor/Penjualan Bersih)x100% = (4.511.940.302.360/9.087.347.669.804)x100% = 0,49 = 49%
Analisis, kemampuan perusahaan menghasilkan laba kotor dari penjualan bersih adalah 49%

2.       Operating Profit Margin = (Laba Usaha/Penjualan Bersih)x100% = (1.565.874.695.198/9.087.347.669.804)x100% = 0,17 = 17%
Analisis, tingkat efisien perusahaan sehingga rasio ini rendah menunjukkan keadaan yang baik karna setiap rupiah penjualan yang terserap dengan biaya juga rendah dan tersedia untuk laba yang besar.

  3.   Rentabilitas Ekonomi  = (/Laba Bersih Sebelum Pajak/Total Aktiva)x100% = (1.471.072.194.919/6.482.446.670.172) x100% = 0,22 = 22%


ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA

Analisis sumber dan penggunaan dana, atau disebut juga dengan analisis aliran dana, merupakan alat analisis financial yang digunakan untuk mengetahui darimana dana didapatkan dan untuk apa itu digunakan. Pengertian dana yang digunakan dalam analisis sumber dana penggunaan dana dalam arti diartikan sebagai kas. Dalam arti luas diartikan sebagai Modal Kerja.





Analisa :
Dari tabel di atas dapat kita ketahui bahwa terjadi penambahan modal dari tahun 2008 sampai dengna tahun 2009 yaitu sebesar Rp. 210.072.096.641 dengan rincian modal kerja pada tahun 2008 dan 2012 masing-masing Rp. 3.127.755.102.214 dan Rp. 2.917.683.005.573



Analisa :
Karena jumlah sumber  > penggunaan yaitu sebesar Rp. 210.072.096.641, maka dana tersebut mempunyai efek positif terhadap modal kerja sesbesar Rp. 210.072.096.641. 










Selasa, 24 Maret 2015

Teori Analisis Ratio

Analisis Ratio adalah membandingkan antara satu angka dengan angka lainnya yang memberikan suatu makna. Suatu keuntungan dengan menggunakan ratio adalah meringkas suatu data historis perusahaan sebagai bahan perbandingan. dari sekian banyak alat analisis keuangan.
Analisis merupakan suatu langkah awal dalam suatu pengambilan keputusan yang cerfdas. Sebelum membuat keputusan para eksekutif harus mengumpulkan data dan menguji fakta-fakta keuangan yang penting dan relevan. Fakta-fakta keuangan tersebut diperoleh dari data-data akunting yang ditunjukkan dalam bentuk Neraca dan Laporan Laba/Rugi.
Beberapa lembaga dan investor memiliki keinginan untuk memperoleh hasil dari analisis laporan keuangan yang disajikan perushaan. Walaupun memiliki kepentingan yang berbeda, hal yang paling penting adalah manajemen perusahaan harus memahami harapan dan keinginan dari para kreditur dan pemegang saham agar mampu menarik dan mempertahankan dana perusahaan yang telah atau akan diberikan. Lembaga dan investor tersebut, antara lain:
  • Kreditur Jangka Pendek (short term creditors)
  • Kreditur Jangka Panjang (long term creditors)
  • Pemegang Saham (stockholders)
  • Manajemen Perusahaan (management)
Kreditur Jangka Pendek adalah lembaga atau perusahaan yang memberikan dana jangka pendek, seperti: bank atau pemasok barang/jasa kepada perusahaan dengan pembayaran non tunai atau secara kredit kepada perusahaan yang dianggap memiliki kemampuan likuiditas atau mampu membayar kewajibannya saat jatuh tempo.
Kreditur Jangka Panjang adalah pemegang obligasi perusahaan. Perusahaan pengelola dana pensiun, dan lainnya. Biasanya tertarik kepada solvency yaitu kelebihan relatif dari nilai aset perusahaan dibandingkan dnegan kewajiban (liabilities).
Pemegang Saham tertarik kepada perusahaan karena likuiditas, solvabilitas, keuntungan masa depan, termasuk arus kas dalam jangka panjang. Para pemegang saham adalah pemilik perusahaan yang dipengaruhi langsung oleh keuntungan (profit) dan risiko (risk).
Manajemen Perusahaan adalah eksekutif perusahaan yang sangat mengenal sasaran dan tujuan perusahaan dan bertanggung jawab untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Tanggung jawab lainnya adalah manajemen harus mampu menjaga likuiditas perusahaan agar mampu memenuhi tuntutan para kreditur dan pemegang saham.

Inti dari Ratio Keuangan:

  1. Ratio Likuiditas adalah ratio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang telah jatuh tempo.
  2. Ratio Leverage adalah ratio yang mengukur seberapa jauh atau besar perusahaantelah didanai atau dibiayai oleh utang.
  3. Ratio aktivitas adalah ratio yang mengukur seberapa efektif (hasil guna) perusahaan menggunakan sumber dayanya.
  4. Ratio profitabilitas adalah ratio yang mengukur seberapa besar efektivitas manajemen atau eksekutif perusahaan yang dibuktikan dengan kemampuan menciptakan keuntungan atau perlu ditambahkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomis perusahaan.
1. Ratio Likuiditas:
    a.   Current Ratio  =  Aktiva Lancar / Utang Lancar
    b.   Acid Test Ratio/Quick Ratio   =   Kas + Efek + Piutang / Utang Lancar

2. Ratio Leverage:
    a.   Total debt to Equity ratio   =   Utang Lancar + Utang Jangka Panjang / Jumlah Modal Sendiri
     b.   Total debt to total   =   Utang Lancar + Utang Jangka Panjang
3. Ratio Aktivitas:
     a.   Total assets turnover   =   Penjualan Neto / Jumlah Aktiva
     b.   Receivable turnover    =   Penjualan Kredit / Piutang rata-rata
     c.   Inventory turnover      =  Harga Pokok Penjualan / Inventory rata-rata
4. Ratio Profitabilitas:
    a.   Gross profit margin   =    Penjualan Neto - Harga Pokok Penjualan / Penjualan Neto
    b.   Net profit margin      =    Keuntungan Neto Sesudah Pajak / Penjualan Neto
    c.   Earning power of total investment   =   EBIT / Jumlah Aktiva
    d.   Net earning power ratio   =   Keuntungan Neto Sesudah Pajak / Jumlah Aktiva
    e.   Rate or return for the owners   =   Keuntungan Neto Sesudah Pajak / Jumlah Modal Sendiri




Sumber:
1. Buku Panduan Praktis Manajemen Keuangan dan Akuntansi untuk Eksekutif Perusahaan. Hendra S.Raharjaputra
2. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan. Prof.Dr.Bambang Riyanto