Rencana bapak Dahlan buat bikin mobil itu sangat bagus. Beliau ingin membuat mobil tersebut sebagai karya yg baru anak bangsa Indonesia, Beliau membuat mobil itu bersama Ricky anak Indonesia yg dimana Ricky sebelumnya berada di negeri Jepang yg bekerja di perusahaan Jepang dan memiliki pengetahuan luas mengenai mobil listrik ini. Mobil itu telah berhasil di buat dengan 3 nama, yaitu: selo, gendhis, tucuxi. Bapak Dahlan juga rela memberikan gaji tiap bulannya sebagai mentri BUMN kepada Ricky tiap bulan untuk mengajak Ricki ke Indonesia. Tapi mobil ciptaan bapak Dahlan dan Ricky tidak mendapat sambutan baik dari kamenristek.
Pendapat saya. Sebaiknya pemerintah mempertimbangkan kembali mengenai mobil listrik ini dan segera memberikan hak layak untuk karya ini. Karya anak bangsa harus tetap di dukung, dan tetap menghargai karya anak bangsa. Sehingga banyak anak yg memiliki potensi untuk membangun negri ini menjadi tidak memiliki keinginan dan malah pergi ke luar negri untuk mengembangkan potensinya di sana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar