15?? ada apasih dengan 15 itu?? sepenting apasih angka 15 itu??
Mungkin dari sebagian orang angka 15 itu hal biasa, ga ada moment apa-apa, ya bisa dikatakan seperti tanggal-tanggal lainnya. Tapi ditanggal 15 ini adalah Miracle buat aku.. hihihi
Tepat ditanggal 15 beliau mengucapkan ikrar setianya didepan penghulu serta wali dari masing-masing kedua belah pihak. Subhanallah.. Betapa indahnya mengucapkan ikrar setia itu kepada orang yang benar-benar yg dipilihkan Allah untuk kita.. mungkin hati ini akan bergetar mendengar pasangan pengantin mengucapkan ikrar setianya, ikrar yang diucapkan untuk sehidup semati karena Allah, mencintai satu sama lain karena Allah, serta mencari ridho Allah dan menjalankan hukum Allah.
"..Nikah itu sebahagian dari sunahku, barang siapa yang tidak senang kepada sunahku maka ia terbilang pada umatku yang baik.." (Al Hadist)
"..Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, ialah Dia, menciptakan untukmu jodoh dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan olehNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.." (QS Ar Ruum : 21)
Subhanallah Maha Besar Allah..
Tepat tanggal 15 ayah dan mamahku merayakan hari Pernikahan "Perak"nya..
Selamat Hari Pernikahan.. Semoga dapat memperkokoh ikatan pernikahannya, Semoga menjadi pasangan bahagia didunia maupun diakhirat, Semoga tetap menjadi ayah dan mamah lebih baik lagi, Semoga semakin romantis, Semoga tetap bersama selamanya, Semoga di usia pernikahan ynang perak ini dapat menjadi panutan untuk keluarga lainnya, Semoga diberi keberkahan, Semoga ayah dapat menikahkan putri-putrinya kelak, Semoga ayah dan mamah menyaksikan langsung pernikahan anak-anaknya kelak, dan Semoga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warohmah.. Aamiin Yaa RobbalAlamin
-Happy Anniversary Ayah dan Mamah- 15 Agustus 1989
We love you :*
Senin, 26 Januari 2015
Pertemanan..
Pertemanan??
Kalimat yg sering kita dengar. Tapi di balik kata pertemanan itu membuahkan sesuatu yg sangat berharga.
Disaat kita terjatuh, dia ada. Disaat kita sedih dia ada, disaat kita bahagia dia ada, disaat kita tersakiti dia ada, disaat kita masuk ke jurang kebodohan dia ada. Teman itu orang yg bisa menempatkan dirinya disituasi apapun. Bukan disaat butuh saja adanya. Teman.. Gak semua org bisa merasakan kebahagiaannya mempunyai teman, maka selama kamu punya teman yg bisa menempatkan dirinya seperti diatas. Perjuangkan! Jangan kamu sia-sia kan! Mencari teman yg bisa menempatkan diri itu susah, tapi mencari teman buat sesaat itu seperti membalikan tangan!!
Wardania Al Azidah
Kalimat yg sering kita dengar. Tapi di balik kata pertemanan itu membuahkan sesuatu yg sangat berharga.
Disaat kita terjatuh, dia ada. Disaat kita sedih dia ada, disaat kita bahagia dia ada, disaat kita tersakiti dia ada, disaat kita masuk ke jurang kebodohan dia ada. Teman itu orang yg bisa menempatkan dirinya disituasi apapun. Bukan disaat butuh saja adanya. Teman.. Gak semua org bisa merasakan kebahagiaannya mempunyai teman, maka selama kamu punya teman yg bisa menempatkan dirinya seperti diatas. Perjuangkan! Jangan kamu sia-sia kan! Mencari teman yg bisa menempatkan diri itu susah, tapi mencari teman buat sesaat itu seperti membalikan tangan!!
Wardania Al Azidah
Senin, 08 Desember 2014
PENGERTIAN DAN SUB SISTEM CBIS
Pengertian
CBIS (Computer Based Information System)
Sistem Informasi Berbasis
Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem
pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat
dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan,
koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis.
Sub-sub
sistem di CBIS
1. Sistem
Informasi Akuntansi (SIA)
SIA
adalah sistem informasi yang melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan, yaitu
sebagai pengolah data perusahaan. Perusahaan tidak dapat memilih untuk
menggunakan SIA atau tidak, sistem ini merupakan keharusan. Semua perusahaan
pada dasarnya melaksanakan prosedur-prosedur yang sama. SIA lebih berorientasi
pada data dibanding pada informasi, walaupun ada beberapa informasi yang
dihasilkan. SIA menyediakan database bagi sisten informasi lain. SIA adalah
satu-satunya sistem informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan
informasi di luar perusahaan, meyediakan informasi untuk seluruh lingkungan
kecuali pesaing.
Tugas utama sistem
informasi ini adalah:
·
Pengumpulan data
Setiap tindakan yang dilakukan oleh
perusahaan yang melibatkan elemen lingkungan maka kegiatan tersebut disebut
dengan transaksi, tindakan tersebut dijelaskan dengan sebuah catatan data,
pencatatan ini dikenal dengan istilah pengolahan transaksi. Sistem pengolahan
data mengumpulkan data yang menjelaskan setiap tindakan internal perusahaan dan
transaksi lingkungan perusahaan.
·
Manipulasi data
Adalah tugas yang berupa pengubahan data
menjadi informasi. Manipulasi data meliputi:
-
Classification, identifikasi dan
pengelompokan data menggunakan pengkodean terhadap catatan transaksi.
-
Sorting, penyusunan sesuai urutan
tertentu berdasarkan kode atau elemen data lainnya.
-
Calculating, operasi aritmetika dan
logika yang dilakukan pada eleem data.
-
Summarizing, penyimpulan data sehingga
dihasilkan total, rata-rata dan lain-lain.
·
Penyimpanan data
Data yang telah dicatat kemudian
disimpan dalam media penyimpanan sekunder, dan diintegrasikan secara logis
dalam bentuk database.
·
Menyediakan dokumen
SIA
menghasilkan informasi untuk individu atau organisasi baik didalam maupun
diluar perusahaan, yang dipicu oleh dua hal, yaitu:
-
Tindakan, yaitu output yang dihasilkan
jika terjadi sesuatu.
-
Waktu, yaitu output yang dihasilkan pada
saat tertentu.
Karakteristik
SIA;
-
Melaksanakan tugas yang diperlukan.
-
Berpegang pada prosedur yang relatif
standar.
-
Menangani data yang rinci.
-
Berfokus pada historis.
-
Menyediakan informasi pemecahan masalah
minimal.
Peran SIA Dalam CBIS
a. SIA
menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
b. SIA
menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.
2. Sistem
Informasi Manajemen (SIM)
Adalah suatu sistem
berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi
beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa. Para
pemakai biasanya membentuk suatu entitas formal perusahaan atau sub unit dibawahnya.
·
Sumber daya SIM
Informasi
menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah
terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin
terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia didalam laporan
periodik, laporan khusus, dan hasil simulasi matematika, output informasi
tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk pemecahan
masalah.Semua informasi tersebut memiliki
karakteristik yang sama untuk bidang area fungsional(marketing, manufaktur,
sdm, dan keuangan), level manajemen (operational,manajerial, dan strategis),
dan user (manajer atau non manajer) SIM informasi memperoleh data dari
database, dimana database tersebut berisi data dan informasi dari SIA dan dari
lingkungan.Suatu SIM bisa juga merupakan suatu sistem informasi antar
organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada perusahaan lain misalnya
dengan Suplier.
·
SIM dan SIA
SIM menggunakan data
yang disediakan SIA dalam database, dan informasi lain yang berasal dari
lingkungan. Isi dari database tersebut digunakan oleh software untuk membuat
laporan periodik dan laporan khusus, serta model matematika untuk
mensimulasikan aspek operasi perusahan, Berbeda dengan SIA, SIM tidak
berkewajiban menyediakan informasi bagi lingkungan.
·
SIM & EntIS
SIM akan terbentuk
secara utuh jika semua sistem informasi organisasi telah terbentuk dan
terkoneksi satu sama lain. Data dan informasi disimpan dalam satu database yang
sama dan dapat dipergunakan pada area fungsional yang lain. SIM merupakan dasar
terbentuknya sistem informasi yang lebih canggih dan kompleks yang baru
berkembang dalam beberapa tahun terakhir, yaitu Sistem Informasi Perusahaan
dikenal juga dengan nama Enterprise Information System (EntIS)
·
Software Pembuat Laporan
Software pembuat
laporan adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menghasilkan laporan
periodik dan laporan khusus. Dari bentuknya laporan periodik dan laporan khusus
mungkin terlihat sama. Perbedaan terdapat dari timeliness dan time
horizon.Laporan periodik disiapkan sesuai jadwal tertentu, SIM periode awal
terbatas pada penyediaan laporan periodik saja, tetapi hal ini menjadi sukar
diterima ketika SIM telah menerapkan
·
HRIS dan EIS.
Laporan khusus disediakan jika terjadi sesuatu yang luar
biasa, sepertl laporan kecelakaan di manufaktur, atau laporan tertentu yang
diperoleh dari query database. Laporan khusus biasanya mengambarkan sesuatu
yang sedang terjadi atau baru saja terjadi, berbeda dengan laporan periodik
yang lebih berorientasi pada masa lalu atau apa yang telah terjadi.Laporan bisa
juga merupakan gabungan dari laporan periodik dan laporan khusus, misalnya
untuk membandingkan pendapatan pada saat ini dengan laporan pada periode yang
sama tahun sebelumnya. Laporan seperti ini disebut dengan Management by
exception. Management by exception dapat dimasukan kedalam laporan dalam empat
cara yaitu.
-
Laporan jika terjadi pengecualian,
seperti pada contoh berikut, data yang ditampilkanhanya untuk data lembur saja.
- Laporan menggunakan urutan untuk
menonjolkan suatu pengecualian. Laporan berikut memperlihatkan komoditas mana
yang memiliki nilai penjualan terbesar sampai terkecil.
- Laporan berdasarkan pengelompokan
suatu pengecualian. Laporan dirancang sehingga manajer dapat mencari
perkekecualian pada area tertentu, misalnya jika dia ingin melihat piutang yang
berumur lebih dari 90 hari.
-
Laporan yang menunjukan variansi dari
normal, misalnya laporan yang ingin menunjukan berapa perbedaan antara arget
penjualan dan penjualan sebenarnya.
3.
Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System)
Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver
akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau
mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang.
Keputusan terbagi menjadi:
· Keputusan
terprogram, bersifat berulang dan rutin.
· Keputusan
tak terprogram, bersifat baru dan tidak terstruktur, tidak ada metode pasti
untuk menanganinya karena belum pernah terjadi sebelumnya.
Manajer melakukan empat tahap pengambilan keputusan,
yaitu:
· Kegiatan
Intelejen, mengamati lingkungan untukmencari kondisi yang perlu diperbaiki.
· Kegiatan
Merancang, menemukan, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif
tindakan yang mungkin.
·
Kegiatan
Memilih, memilih salah satu rangkaian tindakan diantara alternatif.
·
Kegiatan
Review, menilai pilihan-pilihan yang lalu.
Jenis-Jenis Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support
Sytem):
· Jenis
pertama hanya memungkinkan manajer mengambil elemen keputusan, seperti bertanya
berapa jumlah penjualan wilayah X.
· Jenis
kedua menungkinkan memperoleh laporan khusus dari suatu file, misalnya laporan
persediaan.
· Jenis
ketiga memungkinkan manajer mendapat laporan yang berasal dari berbagai file,
seperti laporan laba rugi.
· Jenis
keempat memungkinkan manajer melihat dampak-dampak berbagai keputusan. Misalnya
perubahan harga produk dan implikasinya terhadap keuntungan.
· Jenis
kelima memungkinkan manajer menerima usulan keputusan, misalnya memperolah
harga jual optimal yang diproleh dari sebuah model matematika.
· Jenis
keenam adalah DSS yang mampu memberikan keputusan, misalnya komputer yang
memutuskan besarnya premi untuk nasabah berusia dibawah 25, bekerja di Trans Am,
Tinggal Di Houston dll.
Tujuan Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support
Sytem):
· - Membantu
manajer membuat keputusan untuk pemecahan masalah semi terstruktur.
· - Mendukung
penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya.
· - Meningkatkan
efektifitas pengambilan keputusan manajer dari pada efisiensinya.
4.
Automasi Perkantoran
Automasi Perkantoran disebut dengan istilah kantor
virtual, mencakup semua sistem
elektronik formal
dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang
–orang didalam maupun diluar perusahaan. Pengguna OA dibagi menjadi empat
kategori yaitu:
·
Manajer,
yang bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya perusahaan.
· Profesional,
tidak mengelola tetapi menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan mereka dengan sekretaris dan pegawai administrasi.
· Sekretaris,
ditugaskan untuk membantu pekerja terdidik (Manajer & Profesional) untuk
melaksanakan berbagai tugas korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal
pertemuan.
· Pegawai
Administrasi, melaksanakan tugas-tugas untuk sekretaris, seperti
mengioperasikan mesin fotokopi, menyususn dokumen, menyimpan dokumen, dan
mengirim surat.
Tujuan Automasi Perkantoran
· Menghindari
Biaya, komputer tidak dapat menggantikan pegawai saat ini, tetapi setidaknya
menunda penambahan poegawai yang diperlukan untuk menangani penambahan beban
kerja.
·
Pemecahan
Masalah kelompok, memberikan kontribusi untuk komunikasi antar manajer.
· Pelengkap,
OA tidak dapat menggantikan komunikasi interpersonal tradisional seperti tatap
muka, percakapan telepon, tulisan memo, dan sejenisnya, tetapi OA bersifat
melengkapi sehingga jika dikombinasikan dengan media tradisional akan
memberikan sinergi.
Aplikasi OA yaitu Word Processing, E-Mail, Voice Mail, Electronic
Calendaring, Audio
Conferencing, Video Conferencing, Computer Conferencing, Facsimile,
Videotex, Imaging,
Desktop Publishing.
5. Sistem PakarSistem pakar (Expert System) adalah sebuah sistem informasi
yang memiliki intelegensia buatan (Artificial
Intelegent) yang menyerupai intelegensia manusia. Sistem pakar mirip dengan DSS
yaitu bertujuan menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk
pemakai. Perbedaan ES dan DSS adalah kemampuan ES untuk menjelaskan alur
penalarannya dalam mencapai suatu pemecahan tertentu. Sangat sering terjadi
penjelasan cara pemecahan masalah ternyata lebih berharga dari pemecahannya itu
sendiri.
Karakteristik
Sistem Pakar
-
Memiliki
kemampuan belajar atau memahami masalah dari pengalaman.
-
Memberikan
tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap situasi baru.
-
Mampu
menangani masalah yang kompleks (semi terstruktur).
-
Memecahkan
masalah dengan penalaran.
-
Menggunakan
pengetahuan untuk menyelasaikan masalah.
Bagian Sistem Pakar
- User
Interface adalah bagian yang memungkinkan manajer mamasukan instruksi dan
informasi kedalam dan menerima informasi dari sistem pakar.
1. Input
terdapat empat metode yaitu Menu, Commands, Natural Languange, Customized
Interfaces
2. Output
Sistem Pakar antara lain: Penjelasan dari pertanyaan, dan Penjelasan dari
penyelesaian masalah
3. Knowledge
Base adalah bagian yang memuat fakta-fakta yang menjelaskan area masalah, dan
juga teknik menerangkan masalah yang menjelaskan bagaimana fakta-fakta tersebut
cocok satu dengan yang lain dalam urutan yang logis. Istilah problem domain
digunakan untuk menjelaskan area masalah.
4.
Interference
Engine adalah bagian dari sistem pakar yang melakukan penalaran dengan
menggunakan isi knowledge base berdasarkan urutan tertentu. Selama konsultasi,
interference engine menguji aturan-aturan satu persatu dan ketika kondisi benar
naka satu tindakan diambil.
5.
Development
Engine adalah alat yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar, dalam hal ini
dua alat yang biasa digunakan adalah bahasa pemrograman dan ES shell.
Contoh Sistem Pakar;
-
XSEL
Sistem pakar yang bertindak sebagai asisten penjual di
agen penjualan komputer DEC, yang membantu pelanggan memilih komputer yang
sesuai dengan kebutuhannya.
-
MYCIN
Sistem pakar yang dikembangkan di Stanford University
tahun 19870-an dengan tujuan membantu petugas medis dalam mendiagnosa penyakit
yang disebabkan bakteri.
-
PROSPECTOR
Sistem yang diciptakan Richard Duda, Peter Hard, dan Rene
Reboh tahun 1978 yang menyediakan kemampuan seorang ahli geologi.
Sumber : http://www.perpuskita.com/cbis/624/
Senin, 03 November 2014
PERANAN INFORMASI DALAM KUALITAS PRODUK DAN JASA
A.Pengertian Kualitas
Menurut Gaspers (1997) kualitas adalah totalitas dari fitur-fitur dan karakteristik-karakteristik yang dimiliki oleh produk yang sanggup untuk memuaskan kebutuhan konsumen. Sedangkan definisi kualitas menurut Kotler (1997) adalah seluruh ciri serta sifat suatu produk atau pelayanan yang berpengaruh pada kesempatan untuk memuaskan kebutuhan yang dinyatakan atau yang tersirat.
B.Dimensi-dimensi Kualitas Produk dan Jasa Menurut Para Ahli
Dimensi kualitas produk menurut Fandy Tjiptono (2002:25) adalah:
Kinerja (Performance)
Ciri-ciri atau keistimewaan tambahan (Features)
Kesesuaian dengan spesifikasi (Conformance to Spesification)
Keandalan (Realibility) yaitu kemungkinan kecil akan mengalami kerusakan atau gagal pakai.
Daya tahan (Durability)
Estetika (Easthetica)
Kualitas yang dipersepsikan (Perceived Quality)
Dimensi kemudahan perbaikan (Serviceability)
Dimensi kualitas jasa menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry dalam Kotler (2005:122-123) adalah:
Reliability (kehandalan)
Responsiveness (daya tanggap)
Assurance (jaminan)
Empahty (empati)
Tangibles (berwujud)
Dimensi kualitas produk menurut Fandy Tjiptono (2002:25) adalah:
Kinerja (Performance)
Ciri-ciri atau keistimewaan tambahan (Features)
Kesesuaian dengan spesifikasi (Conformance to Spesification)
Keandalan (Realibility) yaitu kemungkinan kecil akan mengalami kerusakan atau gagal pakai.
Daya tahan (Durability)
Estetika (Easthetica)
Kualitas yang dipersepsikan (Perceived Quality)
Dimensi kemudahan perbaikan (Serviceability)
Dimensi kualitas jasa menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry dalam Kotler (2005:122-123) adalah:
Reliability (kehandalan)
Responsiveness (daya tanggap)
Assurance (jaminan)
Empahty (empati)
Tangibles (berwujud)
C. Dasar-dasar Manajemen Kualitas
Manajemen kualitas adalah konsep/pengertian bahwa perusahaan dapat mencapai tingkat kualitas yang diinginkan dalam proses, hasil/produk, dan jasa dengan cara mempratekan manajemen dasar.
Beberapa konsep manajemen kualitas:
– Trilogi Kualitas Juran
Trilogi ini adalah jawaban untuk pertanyaan seperti “berapa banyak modal yang harus perusahaan tanamkan modalnya untuk kualitas?”. Joseph Juran dalam buku Raymond McLeod Jr (1995:97) mempersingkat kualitas menjadi tiga proses dasar yaitu perencanaan kualitas, pengendalian kualitas, peningkatan kualitas. Penekanan perencanaannya dijelaskan pada pemenuhan kebutuhan pelanggan dan diikuti dengan mengadakan sebuah cara kendali dan cara kegiatan mencapai peningkatan.
– Empat belas pokok deming
Seorang professor statistik di Universitas New York, Amerika Serikat, W. Edwards Deming pada tahun 1940 membantu Jepang untuk merehabilitasi kemampuan industrinya setelah perang dunia II. Banyak keberhasilan yang dicapai karena pengaruh deming. Deming menjadi terkenal untuk empat belas nilainya yang member peran dalam mencapai kualitas.
– Total Quality Control Feigenbaum
Menurut Feigenbaum, kualitas bukan tanggung jawab bagian manufaktur saja, tetapi tanggung jawab seluruh perusahaan, yang dikenal dengan “total quality control – TQC”
D. Total Quality Manajemen
TQM adalah pendekatan manajemen yang lebih strategis untuk peningkatan bisnis. Kualitas didefiniskan sebagai pemenuhan atau terlampuinya kebutuhan dan yang diharapkan dari pelanggan untuk produk dan jasa. Hal ini meliputi ciri-ciri dan sifat-sifat khusus diantaranya; tampilan kinerja, tahan uji, daya tahannya, tanggap/mau mendengarkan. Estetika, dan nama baik.
Perusahaan menggunakan TQM dengan tujuan:
– Lebih baik, lebih memikat, mengurangi factor tidak tetap pada kualitas produk atau jasa.
– Lebih cepat
– Lebih lentur/leluasa dalam mengatur perubahan volume permintaan pelanggan, dan menyempurnakan permintaan yang ada
– Meminimalkan biaya melalui peningktaan kualitas, pengurangan daur-ulang, dan menghilangkan pemborosan tanpa perlu menambhakan biaya.
Keyakinan dasar yang melandasi TQM adalah :
– Kualitas didefinisikan oleh pelanggan.
– Kualitas dicapai oleh manajemen.
– Kualitas adalah tanggung jawab seluruh perusahaan.
E. Kualitas dan Keunggulan Kompetitif
Kerugian kualitas yang buruk :
Kehilangan bisnis karena pelanggan pindah ke yang lain.
Tuntutan hukum, karena kualitas buruk pelanggan bisa menuntut secara hukum.
Kehilangan produktivitas.
Biaya-biaya :
• Biaya kegagalan (failure cost) biaya yang terjadi karena kualitas buruk.
• Biaya penilaian (appraisal cost), biaya pemeriksaan kualitas di pabrik.
• Biaya pencegahan (prevention cost).
Keuntungan kualitas yang baik :
Kualitas baik bisa meningkatkan penjualan dan biaya yang rendah, gabungan keduanya menghasilkan profitabilitas dan pertumbuhan.
F. CBIS Memperbaiki Kualitas Produk dan Jasa
Computer Based Information System (CBIS) atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan.
Peranan CBIS dalam memperbaiki kualitas produk dan jasa bagi suatu perusahan, adalah dengan penggunaan CBIS pihak manajemen selaku pihak yang berwenang dalam pengembangan kualitas produk dan jasanya dapat mengambil informasi mengenai keadaan pasar saat itu, dimana antaranya dapat mengambil informasi mengenai tanggapan pasar tentang barang dan jasa yang telah diproduksi, persaingan produk sejenis dipasaran dan informasi penjualan produk dan jasa dipasaran.
Contoh :
Agar suatu perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain dalam memperkenalkan produk barang maupun jasa yang dimilikinya kepada konsumen diberbagai belahan dunia, maka dibutuhkan suatu sistem informasi yang tepat agar dapat memberikan petunjuk aktual tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh setiap komponen dalam perusahaan tersebut. Sistem informasi yang tepat, tentunya akan menghasilkan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya. Informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebut sangat diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan keputusan strategis perusahaan untuk dapat semakin maju dan bersaing di lingkungan yang penuh gejolak ini.
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer misalnya, merupakan salah satu alternatif jawaban yang tepat jika pihak manajemen menginginkan suatu sumber informasi yang dapat menghasilkan masukan sesuai yang diinginkannya.
G. Menetapkan Program TQM
Pendekatan Top-Down untuk TQM yaitu dimulai dari CEO dan akhirnya melibatkan semua pihak di perusahaan. Adapun prosesnya adalah :
1. Memutuskan untuk mengikuti TQM
2. Menetapkan budaya kualitas
3. Menetapkan pengawasan manajemen puncak.
H. Mencapai Manajemen Kualitas dalam Jasa Informasi
• Mengidentifikasi Pelanggan IS
Pada perusahaan yang secara historis telah menerapkan sumber daya informasinya untuk memenuhi kebutuhan pemakai, identifikasi pelanggan mungkin telah dilakukan. Kemungkinan besar perusahaan berorientasi pemakai akan memiliki steering committee SIM yang mewakili para pemakai di perusahaan secara menyeluruh, mengevaluasi permintaan dukungan informasi dan mengalokasi dana yang diperlukan.
• Mendefinisikan Kebutuhan Kualitas Pelanggan
Bahkan saat IS telah berorientasi pelanggan dan mengetahui para pelanggannya dan kebuthuan informasi mereka, biasanya tetap perlu mendefinisikan dimensi kualitas yang dirasa penting oleh pelanggan.
• Mendefinisikan Kebutuhan Kualitas Produk
Suatu servei tahap kedua dapat mengumpulkan pendapat para pemakai mengenai dimensi – dimensi kualitas produk.
• Menetapkan Metrik Kualitas
Setelah spesifikasi dimensi – dimensi kualitas produk dan jasa informasi ditentukan, dapat ditetapkan metrik untuk masing – masing. Metrik kualitas digunakan dalam mengevaluasi tingkat dimensi kualitas yang dicapai oleh tiap upaya sistem.
• Mendefinisikan Strategi Kualitas IS
Setelah para pelanggan dan kebutuhan mereka diidentifikasi dan cara mengukur tingkat kepuasan ditetapkan, IS dapat mengikuti satu set strategi yang dirancang untuk menempatkan sistem kualitas pada tempatnya.
• Menerapkan Program – program Kualitas IS
Manajemen IS menggunakan strategi – strategi yang telah didefinisikan tersebut untuk melaksanakan berbagai program kualitas mereka. Waktu yang diperlukan untuk penerapan berbeda bagi tiap perusahaan.
• Memantau Kinerja Kualitas IS
CIO dan para manajer IS lain memantau kinerja para spesialis informasi dan unit IS. Input diminta dari para pemakai dan informasi dihasilkan secara internal.
I. Menempatkan Kualitas IS dalam Perspektif
Kualitas sebenarnya bukanlah suatu hal yang baru bagi IS. Banyak perusahaan yang telah bertahun – tahun membuat usaha terpadu untuk mencapai kualitas. Namun, yang baru adalaha perhatian pada kualitas IS dalam konteks budaya kualitas perusahaan.
Sumber:
http://www.pps.unud.ac.id/thesis/pdf_thesis/unud-433-bab2.pdf
http://www.smecda.com/e-book/SIM/Simbab5.pdf
http://asep-saepudin.blogspot.com/2007/10/cbis-sistem-informasi-berbasis-komputer.html
http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=51218
http://www.digilib.ui.ac.id/file?file=digital/127025-6652-Pengembangan%20atribut-Literatur.pdf
Buku Sistem Informasi Manajemen Oleh Chr.Jimmy L.Gaol
http://www.pps.unud.ac.id/thesis/pdf_thesis/unud-433-bab2.pdf
http://www.smecda.com/e-book/SIM/Simbab5.pdf
http://asep-saepudin.blogspot.com/2007/10/cbis-sistem-informasi-berbasis-komputer.html
http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=51218
http://www.digilib.ui.ac.id/file?file=digital/127025-6652-Pengembangan%20atribut-Literatur.pdf
Buku Sistem Informasi Manajemen Oleh Chr.Jimmy L.Gaol
Jumat, 10 Oktober 2014
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP DUNIA BISNIS
Saat ini teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana perkembangannya tidak bisa dihindari. Perkembangan teknologi informasi ini, tidak hanya dapat membantu cara hidup kita menjadi lebih modern dalam kehidupan sehari-hari, dunia bisnis pun ikut terbantu dengan perkembangan teknologi saat ini. Berbagai hal yang dulu dapat memakan biaya yang besar dan waktu yang lama, kini dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat bahkan dalam hitungan detik. Bahkan pekerjaan yang dulu dapat melibatkan 10 orang, kini hanya dapat dikerjakan dalam 1 orang.
Perkembangan teknologi informasi didalam dunia bisnis memiliki dampak positif dan negatif diantaranya:
Perkembangan teknologi informasi didalam dunia bisnis memiliki dampak positif dan negatif diantaranya:
Dampak positif
a. Munculnya model bisnis baru yang biasa disebut dengan e-business dan e-commerce
• E – Business adalah sebuah bisnis yang dalam proses pengelolaan dan transaksi bisnisnya menggunakan sistem jaringan internet. Sehingga tidak memerlukan banyak tenaga kerja dan juga tidak menyita ruang dan waktu. Hal ini menjadikan biaya bisnis dapat ditekan dan lebih efisien.
• E – Commerce adalah sebuah model perdagangan yang dalam transaksinya menggunakan sistem internet (online).
b. Banyaknya minat dari berbagai perusahaan untuk memperluas cakupan bisnisnya di dunia maya. Memunculkan lapangan kerja baru, yaitu jasa pembuatan wesite dan layanan hosting.
c. Adanya kemudahan dalam memulai sebuah bisnis (wira usaha) dengan munculnya forum-forum jual beli dan media pertemanan. Karena promosi menjadi lebih murah. Dan jaringan marketing lebih luas bahkan sampai luar negeri.
a. Munculnya model bisnis baru yang biasa disebut dengan e-business dan e-commerce
• E – Business adalah sebuah bisnis yang dalam proses pengelolaan dan transaksi bisnisnya menggunakan sistem jaringan internet. Sehingga tidak memerlukan banyak tenaga kerja dan juga tidak menyita ruang dan waktu. Hal ini menjadikan biaya bisnis dapat ditekan dan lebih efisien.
• E – Commerce adalah sebuah model perdagangan yang dalam transaksinya menggunakan sistem internet (online).
b. Banyaknya minat dari berbagai perusahaan untuk memperluas cakupan bisnisnya di dunia maya. Memunculkan lapangan kerja baru, yaitu jasa pembuatan wesite dan layanan hosting.
c. Adanya kemudahan dalam memulai sebuah bisnis (wira usaha) dengan munculnya forum-forum jual beli dan media pertemanan. Karena promosi menjadi lebih murah. Dan jaringan marketing lebih luas bahkan sampai luar negeri.
Dampak negatif
a. Dengan berlakunya sistem uang online ( ATM, Kartu Kredit, dll) memunculkan modus baru dalam pembobolan rekening nasabah Bank.
b. Berhubung teknologi internet harus selalu didukung dengan listrik, jika sewaktu-waktu listrik padam, memungkinkan terjadinya miss-transaksi yang berpotensi merugikan nasabah dan Bank sendiri.
c. Dari segi keamanan, data bank yang telah berkomputerisasi sangat rentan sekali terhadap tindakan peretasan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
a. Dengan berlakunya sistem uang online ( ATM, Kartu Kredit, dll) memunculkan modus baru dalam pembobolan rekening nasabah Bank.
b. Berhubung teknologi internet harus selalu didukung dengan listrik, jika sewaktu-waktu listrik padam, memungkinkan terjadinya miss-transaksi yang berpotensi merugikan nasabah dan Bank sendiri.
c. Dari segi keamanan, data bank yang telah berkomputerisasi sangat rentan sekali terhadap tindakan peretasan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Perkembangan teknologi informasi sudah banyak diterapkan pada perusahaan-perusahaan berskala nasional maupun swasta. Penerapan ini menyebabkan perubahan dalam kebiasaan atau habit yang baru dalam bidang bisnis. seperti pengaruh teknologi dalam dunia bisnis yang memanfaatkan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang saat ini tidak sulit untuk dijangkau oleh semua kalangan. Kemajuan di bidang teknologi, komputer, dan telekomunikasi mendukung perkembangan teknologi internet. Melalui internet pelaku bisnis tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi apapun, untuk menunjang aktivitas bisnisnya, bahkan sekarang cenderung dapat diperoleh berbagai macam informasi.
Electronic Commerce (E-Commerce) adalah proses pembelian, penjualan, atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan komputer. E-Commerce merupakan bagian dari E-Business, dimana cakupan E-Business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasianmitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan, dan lainnya.
E-Commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan perdagangan.
Proses yang ada dalam E-Commerce adalah sebagai berikut;
• Presentasi elektronis (pembuatan website) untuk produk dan layanan
• Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan
• Otomatisasi akun pelanggan secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit)
• Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.
E-Commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan perdagangan.
Proses yang ada dalam E-Commerce adalah sebagai berikut;
• Presentasi elektronis (pembuatan website) untuk produk dan layanan
• Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan
• Otomatisasi akun pelanggan secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit)
• Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.
Referensi:
Kamis, 17 Juli 2014
Kuatkan Hati..
Ketika kamu mengucapkan MAAF sambil bersalaman bahkan berpelukan, pada saat itu juga luntur sudah dosa dosa yang pernah tinggal di hati, luntur sudah kesalahan kesalahan yang pernah di torehkan. Buka lah lembaran barumu untuk menyongsong kehidupanmu yang sudah didepan mata. Janganlah kau ungkit-ungkit kembali 'penyakit' dimasa lalu, jangan kau bahas lagi, jangan kau sindir atau menyinggungnya lagi.
Buka lah lembaran baru hai sahabat, tutuplah buku penyakit dimasa lalu itu, tataplah masa depanmu, maafkanlah dengan hati sucimu. maka itu lebih baik bagimu.
Senin, 30 Juni 2014
Pengorganisasian Aktivitas Individu
è Pertanggung Jawaban
Tanggung jawab mungkin adalah metode
penyaluran aktivitas individu dalam organisasi yang paling mendasar. Tanggung
jawab adalah kewajiban untuk melaksanakan aktivitas yang dibebankan. Tanggung
jawab adalah komitmen pribadi untuk menangani suatu pekerjaan sebaik mungkin
dengan kemampuannya.
Tiga bidang yang berhubungan dengan
tanggung jawab adalah:
1. Pembagian kerja
2. Menegaskan aktivitas kerja dari
menejemen
3. Bertanggung jawab
è Menegaskan Aktivitas Kerja Manajemen
Penegasan aktivitas-aktivitas kerja dari
manajer adalah sama pentingnya dengan pembagian aktivitas-aktivitas kerja dari
non manajer. Arti penting dari penegasan ini didukung oleh kenyataan bahwa
manajer mempengaruhi bagian terbesar dari sumber daya-sumber daya salam system
manajemen dibandingkan dengan individu non manajer.
Langganan:
Postingan (Atom)

